Kamis, 08 Februari 2018

Petisi Untuk Warga Adat Muara Tae

Hi fellas,
Pernah dengan Muara Tae?

Muara Tae adalah sebuah daerah di Kaltim. Warga adat sana sudah memperjuangkan tanahnya selama puluhan tahun. Kenapa?

Dari 10 ribu hektar wilayah Muara Tae, 94% jadi lahan sawit dan tambang. Yang disisakan untuk warga adat? Cuma 6%! Artinya? Hutan adat hancur, sumber penghidupan warga pun hilang.

Menurut Forest Watch Indonesia (FWI), ini bukan masalah di Muara Tae aja. Di Indonesia, ada 1,5 juta hektar lainnya wilayah adat yang tumpang tindih dengan perusahaan.  

Ada satu hal yang bisa membantu mereka = dokumen HGU (Hak Guna Usaha). Dengan itu, warga bisa tahu batas-batas tanah adat, nama dan komoditas perusahaan sekitarnya, luas, koordinat, dan lainnya.

Masalahnya, akses informasi kepemilikan lahan nggak dibuka! Padahal FWI sudah menang gugatan di MA supaya Menteri ATR/ BPN Sofyan Djalil, buka HGU.

Itu sebelas bulan yang lalu. Sampai sekarang, Sofyan Djalil belum juga patuhi keputusan MA.

Kalau kamu setuju dengan FWI agar Pak Djalil buka dokumen HGU, ayo bantu dukung dengan mengisi petisi nya di www.change.org/bukainformasiHGU

Satu suara anda sangat berarti untuk perubahan, terimakasih banyak :)

0 komentar:

By :
Free Blog Templates